DURJANA DAN KSATRIA PDF

Akurasi Terperiksa. Arya Kenceng adalah seorang kesatria dari Majapahit yang turut serta dalam ekspedisi penaklukan Bali bersama Mahapatih Gajah Mada. Banyak versi mengenai keberadaan Arya Kenceng, dalam beberapa babad, misalnya Babad Arya Tabanan , dinyatakan bahwa Arya Kenceng adalah adik dari Arya Damar, yang lain mencatat Arya Kenceng identik dengan Arya Damar, dan beberapa naskah lontar menyatakan dia adalah anak dari Arya Damar. Dalam penyerangannya dibagi:.

Author:Jubar Mazujas
Country:Azerbaijan
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):24 March 2009
Pages:243
PDF File Size:20.63 Mb
ePub File Size:14.25 Mb
ISBN:351-9-37999-916-2
Downloads:8925
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Brajas



Beliau sempat merasai zaman penjajahan Jepun ke atas tanah Melayu pada tahun Ini kerana jarak antara pantai Sabak yg merupakan lokasi pendaratan pertama tentera Jepun ke Kota Bharu dengan rumah Tok Ngah hanyalah sebatang rokok nusantara hijau.. Masyarakat Islami adalah masyarakat yang dinaungi dan dituntun oleh norma-norma Islam, satu-satunya agama Alloh. Masyarakat yang secara kolektif atau orang perorangan bertekad untuk bersungguh-sungguh dalam meniti sirotulmustaqim.

Masyarakat yang didominasi oleh istiqomah, kejujuran, kebersihan ruhani dan saling kasih mengasihi. Walaupun mereka berbeda-beda dalam tingkat dan kadar pemahaman terhadap rincian ajaran Islam, tetapi mereka telah memiliki pondasi yang sama untuk menerimanya secara totalitas. Mereka adalah masyarakat yang tunduk dan patuh pada syariat Alloh , dan berupaya mewujudkan syariat Nya dalam semua aspek kehidupan.

Untuk itulah, mereka bersungguh-sungguh mengamalkan sisi-sisi tuntunan ajaran Islam dalam bentuk amal shalih, dengan upaya yang maksimal dari kemampuan mereka. Mereka adalah masyarakat yang dengan sungguh-sungguh menjaga diri agar tidak terjatuh secara sengaja dalam bentuk kedurhakaan kepada Alloh. Walaupun pada kenyataannya mungkin saja ketergelinciran itu terulang kembali.

Pada masyarakat seperti ini, amanat dan keamanan akan sangat terjaga. Kerusakan dalam segala bentuknya akan sangat dan sangat terminimalisir. Kemiskinan yang terjadi hanyalah kemiskinan yang benar-benar normal dan tak terhindarkan. Bukan seperti kemiskinan yang merebak bagaikan wabah, disebabkan oleh konspirasi penghisapan darah rakyat jelata. Kemiskinan yang normal dan sangat minimal itu pun teringankan oleh keberkahan segalanya.

Kemudian harapan-harapan balasan akhirat atas kesabaran hidup di kemiskinan menjadi pelipur dan penghibur yang besar sekali. Akhirnya hubungan mesra dengan Alloh akan mengguyur seluruh orang dengan hujan kebahagiaan sejati yang tak ada hentinya.

Ketika masyarakat telah didominasi dan dituntun oleh norma-norma Islam, maka pasti Alloh akan memenuhi janji-Nya, dengan memberikan kepada mereka keberkahan dalam semua sisi kehidupan mereka. Mereka akan mendapatkan kebaikan, ketenangan dan kesejahteraan dalam kehidupan mereka, karena Alloh memberikan kenikmatan-Nya dalam beragam bentuk dan dari berbagai jalan. Seluruh aspek kehidupan; ekonomi, politik, dan sosial kemasyarakatan, dipenuhi sumber-sumber kebaikan yang diberkahi. An Nahl [16]: Kenikmatan yang mereka terima bukan hanya sebatas berwujud materi kebendaan, tetapi juga berwujud nonmateri yang mereka rasakan sebagai hasil dari baiknya hubungan interaksi muamalah dengan sesama dan buah dari penerapan setiap sisi ajaran Islam yang mulia oleh seluruh komponen masyarakat.

Setiap orang, masing-masing dalam kedudukan dan tanggung jawabnya, menunaikan kewajiban sebagaimana mestinya sesuai tuntunan Islam. Semua bergerak, berlomba-lomba mencurahkan segenap kemam-puan dalam menghasilkan amal terbaik mereka. Sehingga tidaklah mereka mendapatkan hasil darinya kecuali kebahagiaan dan kemuliaan. Setiap orang tidak hanya akan menerima manfaat dari orang lain, tetapi juga akan berupaya untuk memberi manfaat kepada orang lain.

Saling tolong-menolong dalam kebaikan menjadi budaya yang mendominan di tengah masyarakat. Termasuk dalam bentuk upaya serius dan terus menerus membina dan membimbing saudaranya ke arah penerapan sisi-sisi ajaran Islam, serta meluruskan dan menasihatinya di saat terjadi kekeliruan dan penyimpangan. Setiap gerak aktivitas mereka akan semakin menambah bobot amal shalih yang membuahkan kenikmatan bagi mereka masing-masing.

Dengan demikian, mereka akan mendapatkan manfaat teramat besar berupa terjaganya agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta mereka.

Hal ini disebabkan faktor-faktor perusak dan penghancur unsur-unsur tersebut tidak lagi mendominasi masyarakat. Sungguh, seluruh sisi kehidupan mereka akan menjadi hal yang membaha-giakan. Walaupun banyak problem kehidupan yang membawa duka dan melelahkan sebagai salah satu karakter kehidupan di dunia, akan tetapi mereka mampu menghadapinya dengan penuh kesabaran, didasarkan pada keimanan yang mendalam bahwa hal itu adalah salah satu bentuk ujian untuk mencapai derajat kemuliaan yang lebih tinggi.

Semua kerja keras mereka di dunia ini akan mendapatkan balasan berupa jannah dan seluruh kenikmatan yang tiada tara, dalam kehidupan di akhirat yang kekal abadi. Amal-amal kebaikan mengalir deras dan tumbuh lebat dengan hanya satu motivasi, mengharapkan ridho Alloh. Masyarakat yang non Islami adalah masyarakat yang secara kolektif tidak tunduk kepada syariat Alloh. Dengan demikian ia hanya tunduk kepada selain syariat Alloh.

Di dalam suatu masyarakat yang tidak Islami, segala bentuk komponen penjauh manusia dari Alloh akan tumbuh menjamur dengan subur tanpa ada perintang yang berarti. Rangsangan-rangsangan birahi liar dan haram bermunculan di tiap pojok bangunan masyarakat. Rangsangan-rangsangan ini akan menjerumuskan kepada perzinahan-perzinahan yang menghasilkan penyakit-penyakit berat, kerusakan rumah tangga dan menuntun kepada banyak kerusakan-kerusakan lainnya yang tak terbatas.

Transaksi-transaksi riba akan menyebar seluas-luasnya. Kerusakan yang diakibatkan oleh sistem ribawi sudah tidak asing lagi. Krisis-krisis financial global adalah saksi-saksi yang selalu bermunculan dari waktu ke waktu.

Sistem ribawi adalah sistem kedzoliman yang menyedot kekayaan kebanyakan umat untuk dipersembahkan kepada segelintir manusia. Dosa sesuap riba sama dengan dosa menyetubuhi ibu kandung sendiri! Rasa tidak takut kepada Alloh akan terus menjalar dan inilah induk dari semua kedzoliman. Banyak lagi kerusakan-kerusakan yang tidak terhitung banyaknya akan terjadi. Semua itu akan menyebabkan kemurkaan Alloh untuk kemudian akan mengundang bencana-bencana yang tidak ada hentinya. Di masyarakat non Islami, pembusukan jiwa terus terproses dan bersemi dikarenakan dominasi mesin-mesin kemungkaran.

Hasilnya adalah tindakan-tindakan kriminalitas yang kian hari akan semakin meningkat. Perilaku buruk terus menjamur dan mendominasi kehidupan masyarakat menambah panjang deret angka kejahatan yang akan terus melonjak dengan sangat tajam. Pada masyarakat non Islami, motivasi prilaku kebanyakan manusia adalah hawa nafsu, kejahilan dan manfaat sementara untuk individu-individu.

Dengan demikian pelanggaran-pelanggaran norma islami akan dilakukan oleh hampir semua tingkatan masyarakat, baik secara perorangan maupun kolektif, berbentuk tindak pidana ringan dari oknum-oknum pribadi maupun kejahatan sistematis dari banyak kelompok terorganisir.

Bukan hanya aksi-aksi kriminalitas yang dilakukan dengan sangat halus dan tersembunyi yang akan terjadi, akan tetapi juga tindakan-tindakan yang sangat brutal, ganas dan sadis akan sangat mudah terjadi antar anggota masyarakat, atau bahkan antar anggota satu keluarga. Sedangkan penjara tidak pernah menjadi obat. Bahkan hanya menjadi tempat persemaian penjahat-penjahat kelas berat masa depan dan rumah derita untuk terpidana dan keluarga mereka.

Pembunuhan dengan kekerasan yang dilakukan sangat biadab. Perjudian dari yang dilakukan dengan peralatan sederhana sampai paling modern. Perampasan harta dan kehormatan orang lain. Miras dan narkoba yang akan semakin bebas, dikonsumsi oleh kalangan yang tak lagi terbatas. Semua itu akan dilakukan dengan sangat terbuka dan terang-terangan, bahkan pelakunya tak lagi merasa berdosa.

Anak-anak muda akan terus mempertunjukkan gaya hidup hedonis. Tidak takut lagi melakukan pergaulan bebas, dan perbuatan amoral lainnya yang lebih buruk. Para orang tua akan melalui masa tua dengan penuh keresahan, sangat sulit membimbing putra-putri tercinta, disebabkan sang orang tua telah salah arah, karena mereka sendiri membangun hidup keluarga dengan sistim non Islami yang sangat jauh dari nilai ketauladanan. Unsur-unsur perusak yang meracuni buah hati mereka dibiarkan begitu saja, bahkan ditanam dengan sengaja, yang hasilnya mereka dapatkan dengan sangat pahit, mengenaskan dan menyengsarakan.

Keluarga bahagia hanya akan tinggal cerita yang tak mungkin terwujud, karena anggotanya tak lagi memegang norma-norma Islami pembawa kebahagiaan sejati. Ketentraman dan kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat tak mungkin didapatkan, di saat norma-norma Islam yang memayunginya telah dicampakkan. Negara akan terus sibuk mengatasi berbagai problem yang terus menggunung. Seluruh aspek kehidupan; ekonomi, politik, dan sosial kemasyarakatan diliputi problem rumit dan tak kunjung dapat diatasi.

Berbagai konsep dari para pakar-pun tak mampu mengatasinya. Yang ada hanyalah bencana dan malapetaka. Semua terjebak oleh perangkap syetan durjana..! Hawa nafsu begitu diagungkan dan disembah. Harta menjadi standar untuk menilai tinggi rendahnya martabat seorang manusia. Ketenangan hidup, rasa aman dan kebahagiaan hakiki menjadi sangat mahal dan sulit dijumpai. Semua merasakan kesempitan, kepedihan, kesengsaraan dan duka mendalam akibat ulah tangan mereka sendiri yang melupakan ayat-ayat Alloh.

Thaha [20]: Sudah menjadi sunnatulloh dalam kehidupan manusia, baik secara pribadi maupun masyarakat bahwa jika mereka mengganti nikmat Alloh yang berupa keislaman dan keimanan dengan kejahiliyahan dan kekufuran, mereka pasti akan mendapatkan bencana-bencana yang sangat mengerikan baik di dunia maupun di akhirat. Suatu sunnatulloh yang tak mungkin akan berubah dan berganti.

Muhammad [47]: Ingatlah bencana-bencana dan akibat buruk yang akan diderita suatu masyarakat, saat mereka tidak lagi Islami. Di antaranya bisa kita sebutkan berikut ini:. Misi hadirnya Islam adalah mengeluarkan manusia dari perbudakan sesama hamba menuju pengabdian hanya kepada Alloh , dari kedzaliman agama-agama selain Islam menuju keadilan Islam serta dari kesempitan dunia menuju keluasan akhirat.

Hanya dengan Islam, manusia akan mendapatkan kemerdekaannya yang hakiki dari berbagai penindasan, baik penindasan perbudakan, penindasan agama dan penindasan dunia. Tanpa Islam, sebagian komunitas masyarakat hanya akan menjadi pihak penindas bagi komunitas lainnya. Sesungguhnya Fir'aun termasuk golongan para perusak. Al-Qosos [28]: An-Nahl [16] Dosa dan kemaksiatan telah membawa berbagai kerusakan di air, udara, tanam-tanaman dan buah-buahan serta tempat kediaman.

Bencana sosial, keruskan moral, kekacauan politik, ekonomi dan budaya akan terus bergulir. Alloh berfirman:. Ar-Rum [30]: Di saat itulah Alloh menghancurkan tanam-tanaman dan anak keturunan, karena Alloh tidak menyukai kerusakan. Setiap kali mereka menampilkan satu dosa, setiap kali itu pula Alloh munculkan satu hukuman-Nya. Seandainya bukan karena hewan-hewan, manusia tidak akan diberi hujan. Ibnu Majah no.

Dishohihkan oleh Syaikh al Albani dalam ash-Shohihah no. Dan telah Kami tinggalkan padanya satu tanda yang nyata bagi orang-orang yang berakal. Maka mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.

DAVID CANNADINE CLASS IN BRITAIN PDF

Arya Kenceng

This banner text can have markup. Search the history of over billion web pages on the Internet. Media Type Media Type. Liang Tekno Topic: Liang Tekno. His explanation could not convince the public Topic: Liang Zhenying. Feng wen you ni, qin yan jian ni : yi ge xin wen ji zhe yu ru ai de gu shi.

JON RAPPOPORT THE MATRIX REVEALED PDF

.

Related Articles